Definisi Big Data

Apa Itu Big Data? Penjelasan Mengenai Big Data

Frasa “big data” sering digunakan dalam pengaturan enterprise untuk menggambarkan sejumlah besar data. Ini tidak mengacu pada jumlah data tertentu, melainkan menggambarkan dataset yang tidak dapat disimpan atau diproses menggunakan perangkat lunak database

Contoh data besar termasuk indeks pencarian Google, database Facebook profil pengguna, dan daftar produk Amazon. com. Kumpulan data ini (atau “dataset”) begitu besar sehingga data tidak dapat disimpan dalam database yang khas, atau bahkan satu komputer. Sebaliknya, data harus disimpan dan diproses menggunakan sistem manajemen database. Big data sering didistribusikan di beberapa perangkat penyimpanan, kadang-kadang di beberapa lokasi yang berbeda.

Banyak sistem manajemen basis data tradisional memiliki batasan berapa banyak data yang dapat mereka simpan. Misalnya, database Access 2010 hanya dapat berisi dua gigabytes data, yang membuatnya tidak layak untuk menyimpan beberapa petabytes atau exabytes data. Bahkan jika DBMS dapat menyimpan sejumlah besar data, dapat beroperasi tidak efisien jika terlalu banyak tables atau records dibuat, yang dapat menyebabkan kinerja lambat. Solusi big data memecahkan masalah ini dengan menyediakan sistem penyimpanan yang sangat responsif dan terukur.

Ada beberapa jenis data besar software solusi, termasuk platform penyimpanan data dan program analisis data. Beberapa produk perangkat lunak data besar yang paling umum termasuk Apache Hadoop, IBM Big Data Platform, Oracle NoSQL Database, Microsoft HDInsight, dan EMC Pivotal One.

Deskripsi istilah Big Data pada halaman ini adalah definisi asli dari SharTec.eu.
Tujuan dari SharTec.eu adalah untuk menjelaskan terminologi komputer dengan cara yang mudah dimengerti. Kami berusaha untuk kesederhanaan dan akurasi dalam setiap definisi yang kami publikasikan. Jika Anda memiliki komentar tentang deskripsi Data Besar atau ingin menyarankan istilah teknis baru, silakan hubungi kami.